PENGERTIAN JARINGAN | TOPOLOGI JARINGAN | IP ADRESS



PENGERTIAN JARINGAN, TOPOLOGI JARINGAN, IP ADRESS,
Pengertian Jaringan Komputer
jaringan komputer adalah kumpulan komputer maupun hardware lain seperti printer dan lain sebagainya yang saling terhubung melalui media perantara sehingga dapat terhubung dan berbagi sumber daya maupun bertukar informasi. Agar jaringan dapat berfungsi, dibutuhkan layanan-layanan yang dapat mengatur pembagian sumber daya, dan juga dibutuhkan aturan-aturan (Protocols)yang mengatur komunikasi dan layanan-layanan secara umum untuk seluruh sistem jaringan yang disepakati.
Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Luas Area 
- LAN (Local Area Network)
- MAN (Metropolitan Area Network)
- WAN (Wide Area Network)
- INTERNET
Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Media Penghantar/ Media Transmisi.
- Wire Network, jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media penghantar. Kabel yang digunakan pada jaringan komputer biasanya terbuat dari bahan tembaga. Ada juga jenis kabel lain yang dibuat menggunakan bahan fiber optic / serat optik.
- Wireless Network, jenis jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio untuk transmisi data. Frekuensi yang digunakan wireless network biasanya 2,4 GHz dan 5,8 GHz.
- wireless network ada beberapa jenis diantaranya :
 
a. Wireless PAN (WPAN), WPAN merupakan jenis network yang dibentuk oleh berbagai perangkat dengan cakupan area sekitar 10 meter. WPAN menggunakan gelombang radio 2,4 GHz dan biasanya menggunakan perangkat berbasis Bluetooth.

b. Wireless LAN (WLAN), Sejarah kemunculan WLAN dimulai pada tahun 1997. Lembaga IEEE membuat spesifikasi/standart WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standart 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHZ dengan kecepatan transfer data (throughtput) maksimal 2 Mbps.



Standar
Keterangan
802.11
Spesifikasi WLAN yang pertama, dibuat pada tahun 1997. Kecepatan data maksimal yang dapat dicapai sebesar 2 Mbps
802.11a
Dibuat pada tahun 1999. Menggunakan frekuansi 5 GHz dan kecepatan transfer data maksimal 54 Mbps.
802.11b
Dibuat pada tahun 1999. Menggunakan frekuensi 2,4 GHz dan kecepatan transfer data maksimal 11 Mbps.
802.11c
Merupakan spesifikasi yang dipakai untuk keperluan koneksi bridge. Sekarang 802.11c telah diubah menjadi 802.1
802.11d
Dibuat tahun 2001. Spesifikasi yang dipakai untuk pengaturan spektrum sinyal.
802.11e
Dukungan QoS (Quality of Service) pada protokol WLAN .
802.11f
Dibuat pada tahun 2003. Merupakan standar bagi protokol komunikasi antar – access point.
802.11g
Dibuat pada tahun 2003. Menggunakan frekuensi 2,4 GHz dan kecepatan transfer data maksimal 54 Mbps.
802.11h
Dibuat pada tahun 2003. Merupakan pengembangan 802.11a dan buat untuk mengantisipasi persoalan regulasi yang diterapkan negara-negara dibenua Eropa dan Asia Pasifik.
802.11i
Dibuat pada tahun 2004. Pengembangan 802.11 dengan dukungan security.
802.11j
Dibuat pada tahun 2004. Pengembangnya sinyal 5 GHz dan mendukung regulasi yang diterapkan oleh negara jepang.
802.11k
Masih dalam tahap pengembangan. Merupakan spesifikasi yang digunakan untuk sistem manajemen WLAN.
802.11l
Dukungan kemampuan security pada WLAN. Spesifikasi ini akhirnya dibatalkan oleh IEEE, karena dapat menimbulkan kebingungan (sudah didefinidikan pada 802.11i).
802.11m
Untuk keperluan pemeliharaan dokumentasi seluruh keluarga 802.11.
802.11n
Ditunjukan untuk WLAN dengan kecepatan transfer data 108 Mbps. Dipasar dapat dijumpai dengan merek dagang MIMO atau pre-802.11n.



Spesifikasi
Kecepatan
Frekuensi
Kompatibilitas ke belakang
802.11b
11 Mbps
2,4 GHz
a
802.11a
54 Mbps
5 GHz
b
802.11g
54 Mbps
2,4 GHz
b, g
802.11n
100 Mbps
2,4 GHz
b, g, n
versi 802.11b/g dengan frekuensi sekitar 2.400 MHz hingga 2.483,50 MHz. Operasinya ada dalam 11 channel, masing-masing adalah 5 MHz, frekuensi ditiap channel adalah :
 
Channel 1 – 2.412 MHz
Channel 2 - 2.417 MHz
Channel 3 – 2.422 MHz
Channel 4 – 2.427 MHz
Channel 5 – 2.432 MHz
Channel 6 – 2.437 MHz
Channel 7 – 2.442 MHz
Channel 8 – 2.447 MHz
Channel 9 – 2.452 MHz
Channel 10 – 2.457 MHz
Channel 11 – 2.462 MHz
 
  1.  Wireless MAN (WMAN), IEEE 802.16 mendefinisikan teknologi WMAN yang disebut dengan WiMAX. Ada dua standar WiMAX yaitu fixed WiMAX (802.16d) dan mobile WiMAX(802.16e). frekuensi yang digunakan untuk fixed WiMAX adalah 2 dan 11 GHz. Sedangkan untuk mobile WiMAX sebesar 2,66 GHz. Teknologi WiMAX dimaksudkan untuk menjangkau area seukuran sebuah kota. Jadi, WiMAX melengkapi wifi dan bluetooth. 
  2. Wireless WAN (WWAN), Wireless WAN relatif baru dan beberapa dibandingkan WLAN. WWAN menggunakan teknologi network seluler seperti WiMAX, UTMS. GRPS, EDGE, CDMA2000, GSM, CDPD, Mobitex, HSDPA, atau 3Guntuk komunikasi data. Teknologi seluler memungkinkan akses internet dimana pun secara fleksibel.
Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Fungsi atau Pola Pengoperasian
  • Peer to peer adalah jenis jaringan komputer dimana masing-masing komputer bisa menjadi server sekaligus client. Setiap komputer dapat menerima dan memberikan access dari atau ke komputer lain. Peer to peer  banyak diemplementasikan pada LAN.
  • Client server adalah jaringan komputer yang salah satu (boleh lebih) komputernya difungsikan sebagai server untuk melayani komputer lain. Komputer yang dilayani oleh server disebut client. Layanan yang diberikan bisa berupa akses web, e-mail, file, atau yang lain. Client server banyak dipakai oleh internet dan intranet
Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Fungsi atau Pola Pengoperasian
 



Topologi

Menurut Sopandi (2011 : 27) “Topologi menggambarkan metode yang digunakan untuk melakukan pengkabelan secara fisik dari suatu jaringan. Topologi jaringan adalah susunan atau pemetaan interkoneksi antar node, dari suatu jaringan, baik secara fisik (rill) dan logis (virtual)”.
Dua macam topologi jaringan :

  • Topologi Fisik, Topologi fisik jaringan adalah cara yang digunakan untuk menghubungkanworkstation-workstation. Sebenarnya ada banyak topologi jaringan komputer, namun yang sering didengar pada umumnya berkisar pada 3 bentuk (topology) jaringan komputer, yaitu :
  • Topologi linier bus merupakan teknologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Topologi bus menggunakan sebuah kabel backbone dan semua host terhubung secara langsung pada kabel tersebut.
  • Topologi ring menghubungkan host dengan host lainnya membentuk lingkaran tertutup atau loop. Topologi ini memanfatkan kurva tertutup, artinya informasi dan data serta traffic disalurkan sedemikian rupa ke masing-masing node. Umumnya fasilitas ini memanfaatkan fiber optic sebagai sarananya(walaupun ada juga yang menggunakan twisted pair). 
Topologi Fisik Lanjutan

  • Topologi star menghubungkan semua komputer pada sentral atau konsentrator berupa perangkat hub atau switch.
  • Topologi Hybrid, Ketiga jenis topologi diatas hanya sebagai dasar, intinya bahwa sebuah jaringan bisa jadi merupakan kombinasi dari dua atau tiga topologi diatas. Misalnya saja ada yang menyebut tree topology, dimana sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.
Dua macam topologi jaringan lanjutan :

  • Topologi Logic
  • Ethernet
Dikembangkan Xerox Corp pada tahun 70-an dan menjadi populer pada tahun 80-an karena diterima sebagai standar IEEE 802.3(IEEE = Institute of  Elelectrical and Electronics Enginee’s) Ethernet bekerja berdasarkan broadcast network, dimana setiap node menerima setiap transmisi data yang dikirim oleh sebuah node  menggunakan metode CSMA/CD (carrier sense multiple access/collison detection) baseband.
  • Token Ring
Berdasarkan standar IEEE 802.5 yang dikembangkan IMB untuk menghindari Collison tidak menggunakan collison detection melainkan token passing scheme, token passing scheme. Token Ring Full Duplex, switched Token Ring, dan 100VG-AnyLAN.
  • ARC net
Dikembangkan datapoint pada tahun 70’an dan dipopulerkan oleh Standar Microsystem Inc.
  • FDDI
FDDI (Fiber Distributed Data Interchange) adalah standar komunikasi data menggunakan kabel fiber optic (serat optik), bekerja berdasarkan dua Ring konsentrik, masing-masing berkecepatan 1200mbps, dengan menggunakan token passing scheme
Topologi Jaringan WLAN

Menurut Arifin (2007 : 16) Ada 2 cara menghubung menghubungkan PC melalui jaringan wireless yakni:
  • Adhoc
Mirip saat kita menghubungkan antar-PC tanpa menggunakan Hub. Dengan memasangkan nilai SSID yang sama pada kedua  PC, Keduanya sudah dapat saling barhubungan.
  • Infrastuktur
Dalam mode infrastruktur, masing-masing device wireless(PC) tidak berkomunikasi secara langsung, melaikan melalui sebuah access point.


0 Comments:

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567

Recent Blog Posts

Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Vectors, Stock Photos, PSD, Icons...

Belajar website & App dengan mudah bersama webstudio di aceh teggara

Sudah menjadi fakta baru bahwa website & App merupakan salah satu yang penting untuk di pelajari, mari belajar bersama WEBSTUDIO 100% gratis, kami hadir di Aceh Tenggara (agara).